Profil Kepala Desa

ABADI: Periode 2013 - sekarang

Abadi, lahir pada tanggal 8 September 1968 di Wonosobo. Pendidikan S.1, adalah Sarjana Pendidikan. Beliau adalah anak  dari Abulatif Wadji mantan kepala dusun Kalitulang.

Pada Desember tahun 2012 beliau mencalonkan diri sebagai Kepala Desa dan beliau terpilih menjadi Kepala Desa Gondang Periode 2013 – 2018 dan terpilih kembali pada Pemilihan Kepala Desa di Tahun 2018 untuk periode 2019 -2024. Beliau Berhasil mengungguli pesaingnya yaitu Bp. Suyitman dan Bp. Imam Turmudzi. Kegigihan beliau untuk bisa menjabat kepala desa Gondang membawa cita-cita mulia yaitu mempersatukan masyarakat desa gondang untuk menuju Desa Makmur Sentosa dan Bermartabat, sesuai dengan Visinya.

 

H. SOLEH HASIM: Periode 2001 – 2006, 2007 - 2012

H. Soleh Hasim, Lahir di Wonosobo, 12 Maret 1968. Pendidikan SLTA (MAN), putra dari H.A. Dahlan Tokoh Masyarakat sekaligus Tokoh Agama di Desa Gondang. Beliau merupakan kepala desa dengan kelebihan kecerdasan, lihai dalam berpolitik, ahli dalam  Pertanian, powerfull, sehingga sangat perpengaruh dalam kesetabilan pemerintahan dan Kamtibmas. Beliau mendorong berdirinya BKPM (Balai Kemitraan Polisi Masyarakat). Dan satu-satunya se-kabupaten wonosobo, hanya  desa Gondang yang punya gedung. Merehab Kantor dan Balai Desa sebagai sarana penunjang pelaksanaan pemerintahan desa dan berfungsi sebagai gedung olah raga (badminton) .

Pada masa beliau menjabat, beliau merupakan salah satu pelopor pergerakan persatuan Kepala Desa se-Kabupaten Wonosobo dan banyak memberikan kontribusi untuk perubahan desa untuk lebih baik hingga sekarang ini. Saat ini beliau menjabat sebagai anggota DPR Kabupaten Wonosobo dan menjadi ketua fraksi Gerindra.

 

A. SUBANDI: Periode 1993 - 2000

A.Subandi, Lahir di Wonosobo tahun 17 Desember 1958, pendidikan terakhirnya adalah PGA. Beliau adalah Kepala Desa pada masa Orde Baru dengan segala keprihatinan, karena desa belum memiliki sumber dana Desa yang mencukupi untuk pembangunan seperti saat ini. Akan tetapi beliau seorang tokoh pembaharu yang luar di desa gondang antara lain yang menonjol adalah penataan PBB  yang sebelumnya desa selalu nombok PBB. Pada masa beliau, pemungutan PBB tertib lancar selalu lunas 100%. Dengan jiwa bisnisnya, beliau berusaha memperbaiki wajah desa utamanya denga pembangunan pasar Desa Gondang yang sekarang sudah tampak rapi dengan modal bandes tahun 1994 Rp. 4.000.000,- dan berhasil menggali swadaya masyarakat hampir ratusan juta untuk pembangunan dan perbaikan pasar desa Gondang. Riwayat yang sangat memilukan menimpa beliau terkena imbas Alam reformasi dan terkena demo besar-besaran pada tahun 1997 dengan fitnahan-fitnahan yang sangat tidak semestinya.

 

KHOMAIDI: Periode 1990 - 1992

Khomaidi. Lahir di Wonosobo tahun 1922. Beliau menjabat sebagai Pjs. Kepala Desa Gondang paling lama pada masa orde baru / Golkar selama 3 tahun ( 1990 – 1992).

 

M. YUSUF: Periode 1988-1989

M. Yusup, pemagang jabatan kades gondang terpendek (1 tahun), akan tetapi beliau telah berhasil dalam program PDAM masuk desa dan Listrik masuk desa.

 

HOEFRON LUHUNG: Periode 1967-1988

Hoefron Loehung. Beliau menjabat kepala desa sejak Orde Lama – Orde Baru. Beliau berjasa dalam pembangunan kantor Desa dan Balai Desa pada tahun 1970, sehingga menjadi desa pertama yang mempunyai kantor di wilayah kecamatan Watumalang. Lamanya belaiu menjabat membuat beliau disebut MBAH GLONDONG oleh masyarakat setempat. 

 

KH. MUH. HADI MUHSIN: Periode 1935 - 1966

KH. Muh. Hadi Muhsin. Beliau adalah kepala desa kedua di Desa Gondang, dan salah satu putra dari Glondong Desa/kades pertama desa gondang  pada era penjajahan Belanda. Sejarah dari mulut ke mulut, menyebutkan bahwa beliau adalah tokoh Agama, Kyai yang berwibawa dan sangat di segani, dan juga sebagai tokoh MASUMI, SI, Muhammadiyah di wonosobo. Pada tahun 65 pernah di asingkan ke Pulau Nusakambangan beserta anak muridnya “KH. Musbiham” karena mempertahankan idiologi Agama.

 

M. SANUSI ABUNGUBAIDAH :  Periode ….. s/d 1935

M. Sanusi Abungubaidah adalah Lurah/Glondong pertama Desa Gondang masa kolonial Belanda. Menurut sejarah, beliau adalah salah satu putra dari  Kyai Mansur Kauman Wonosobo, dan masih keturunan keluarga kraton mataram Yogyakarta. Beliau adalah tokoh keturunan darah biru dengan kewibawaanya yang berhasil memimpin desa Gondang dengan mengedepankan nilai-nilai Religius ( Menyebarkan ajaran Agama Islam). Beliau menurunkan anak anak yang saat ini masih eksis sebagai tokoh agama dan tokoh masyarakat baik di wilayah desa Gondang maupun luar kabupaten Wonosobo.


Total Dibaca